Wednesday, March 1, 2017

Webb: Boleh Rombak 'Fairing Siluman' Sepanjang Musim 2017


Berita Seputar MotoGP - Sayap eksternal atau winglet dengan resmi telah dilarang dan pedoman penggunaan fairing juga telah diatur untuk MotoGP pada tahun 2017.

Namun untuk pengembangan part aerodinamis tidak akan berhenti setelah musim dimulai, demikian konfirmasi dari direktur balap MotoGP, Mike Webb.

Sebaliknya, peraturan 2017 telah ditulis sehingga memungkinkan setiap enam produsen seri 'untuk mengubah isi internal setiap saluran eksternal, misalnya seperti yang terlihat di tes pra-musim di Malaysia dan Australia.

Artinya pengembangan  kemungkinan besar akan terus berlanjut, meskipun dalam kapasitas terbatas.

Keputusan untuk melarang sayap aerodinamis dari musim ini mulai mencuat sejak pertengahan musim 2016 kemarin, satu-satunya alasan mengapa sayap dilarang adalah segi keamanan.

Terlebih lagi, untuk melakukan serangkaian test winglet, pabrikan membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Jadi MotoGP musim 2017 semua motor tampil tanpa winglet, namun direktur balap membolehkan tiap pabrikan untuk membuat sistem aerodinasi sendiri tanpa menambahkan sayap di sisi luar fairing.

Sebelumnya muncul anggapan bahwa fairing tiap pabrikan tahun dibekukan sebelum balapan di Qatar dan tidak boleh dirombak lagi ketika musim sudah berjalan.


Hanya Tiga Pembalap Calon Juara Dunia 2017, Siapa Mereka?


Berita Seputar MotoGP- MotoGP musim 2017 mungkin saja bakal menghadirkan banyak pemenang seri seperti tahun 2016 lalu.

Tapi satu hal yang pasti bahwa calon kuat juara dunia 2017 hanya ada tiga orang, sementara pembalap lainnya hanya akan meramaikan grid dan pemanis di setiap podium seri.

Siapa saja tiga pembalap dengan peluang menang gelar paling besar tahun ini?

1. Marc Marquez

 

Rider jagoan Repsol Honda ini punya status sebagai juara dunia bertahan, otomatis namanya masuk dalam pembalap dengan level favorit tinggi untuk mempertahankan gelarnya.

Terlebih Marquez menjadi satu-satunya tulang punggung pasukan Honda di MotoGP, rekan setimnya, Dani Pedrosa tidak bisa lagi diharapkan untuk gelar, jangankan juara dunia, menang seri saja Pedrosa butuh keberuntungan atau menang hanya kebetulan.

Jadi pihak Honda, terutama tim pabrikan akan menumpukan harapannya pada Marquez seorang, otomatis dukungan yang akan diterima pembalap asal Spanyol itu akan lebih besar dibanding pembalap Honda lainnya.

2. Valentino Rossi

 

Rossi sudah dikejar usia dan sudah bosan gagal juara dunia sepanjang 7 musim beruntun, jadi jika Rossi memang sangat berniat untuk melengkapi gelarnya menjadi 10. Maka 2017 adalah tahun yang tepan baginya untuk mewujudkan impian tersebut.

Jika tidak tahun ini, maka akan selamanya Rossi hanya punya 9 gelar, dan akan "pensiun penasaran" karena tak sempat merasakan manisnya gelar ke-10.

3. Maverick Vinales 

 
Jangan remehkan rider belia ini, tahun lalu saja ia berhasil memang dengan motor level "kacangan" di tim lamanya, pada akhirnya dengan motor dan tim yang jauh lebih lemah, Vinales sukses finis ke-empat di klasemen akhir.

Nah, yang paling berbahaya adalah tahun ini, kombinasi Vinales-M1 bakal membuat warna tersendiri di kelas MotoGP 2017.

Apa jadinya jika pembalap bertalenta diberi motor super cepat dengan paket terbaik saat ini (YZR-M1)? Satu-satunya jawaban adalah hasil tes pra-musim. Vinales sukses menjadi yang tercepat usai meluluhlantakkan para kompetitornya, termasuk Rossi dan Marquez.

#Bagaimana dengan pembalap lainnya?
Jorge Lorenzo butuh banyak waktu untuk beradaptasi dengan GP17, jadi tak ada waktu untuknya juara dunia tahun ini.

Andrea Iannone masih belum konsisten, ia dikenal sebagai pembalap PHP, kuat di awal balapan dan selalu sial menjelang finis.

Pedrosa, tak ada lagi yang bisa diharapkan dari pembalap mungil ini, syukur-syukur jika ia masih bisa juara seri.

Andrea Dovizioso, bisa apa sih pembalap ini? Bahkan Iannone masih lebih baik dari Dovi ketika mereka satu tim tahun lalu. Begitu juga dengan pembalap lainnya, mereka hanya akan jadi pemanis di setiap balapan.

Untuk gelar juara dunia hanya akan jadi milik ketiga pembalap diatas.