Sunday, August 2, 2020

Dovizioso Percaya Marquez Tak Mungkin Jadi 'Keledai' Di MotoGP 2020


Berita Seputar MotoGP - Andrea Dovizioso ikut mengomentari peluang Marc Marquez dalam mempertahankan gelar juara dunia MotoGP musim ini. Dikatakannya, dia tetap menjadi favorit sebagai pemenang meskipun pada dua seri awal di Jerez dan Andalusia, pembalap tim Repsol Honda itu masih nol poin.

Dovizioso merasa sirkus MotoGP tidak ada yang pernah menganggap Marquez benar-benar keluar sebagai kandidat juara dunia tahun ini. Itu sudah dibuktikannya saat tampil di Sirkuit Jerez, dua pekan lalu.

Saat itu, meskipun Marquez tidak dalam kondisi sempurna namun ia mampu tampil impresif sebelum akhirnya dia melukai lengan kanannya setelah kehilangan keseimbangan pada RC213V. Sekarang jadwal MotoGP tinggal menyisakan 11 seri lagi, dan Marquez tidak bisa menjadi 'keledai' dengan membuat dua kesalahan beruntun jika ia ingin mempertahankan statusnya sebagai jawara bertahan.

Ini bukan hal yang sulit buat Marquez. Apalagi dia punya pengalaman itu saat tampil di musim 2015 di mana The Baby Alien hanya melakukan kesalahan satu kali saja.

"Anda harus melihat dalam kondisi Marc saat tiba di Brno dan apakah dia mampu tampil 100%? Inilah yang akan membuat perbedaan besar. Tetapi ketika dia memiliki tujuan yang jelas dia tidak membuat kesalahan," ungkap Dovizioso dikutip dari Corsedimoto, Kamis (30/7/2020).

"Pada awalnya saya pikir Marc tidak lagi bisa berjuang untuk Kejuaraan Dunia, tetapi sekarang saya pikir dia masih memiliki kemungkinan, terutama karena kita harus melihat bagaimana Yamaha mengelola masalah pada bagian mesin. Memang benar bahwa Quartararo memiliki 50 poin dan bahwa dia pasti akan cepat di semua trek, tetapi dalam kejuaraan ini semuanya bisa berubah."

Dovizioso, yang saat ini sudah mengemas 26 poin mengklaim jika dirinya dan tim mekanik Ducati tidak boleh melakukan kesalahan. Dengan jeda sepekan lebih, tim pabrikan Italia bisa memanfaatkan waktu untuk memperbaiki masalah pengereman.

Pasalnya ini menjadi ajang pertaruhan Dovizioso mengingat ia belum kunjung membarui kontraknya bersama Ducati. "Kami harus menganalisis data dengan sangat baik, karena ini adalah trek khusus dan kami juga menderita karena panas yang tidak biasa. Berdasarkan kesimpulan yang akan kami ambil, kami akan membuat keputusan yang akan kami terapkan di Brno," pungkas Dovizioso.

MotoGP Thailand, Malaysia Batal, Eropa Tambah Satu Seri


Berita Seputar MotoGP - Tiga seri balap MotoGP 2020 batal digelar akibat pandemi Covid-19. Dua di Asia Tenggara yakni MotoGP Thailand dan Malaysia, dan satu lagi, MotoGP Argentina. Tapi satu balapan lagi akan ditambahkan ke kalender dan akan diadakan di Eropa pada bulan November 2020.

Otoritas MotoGP mengumumkan pembatalan itu, Jumat (31/7/2020), menyusul sejumlah balapan yang telah dihapuskan musim ini karena wabah virus corona, termasuk MotoGP Qatar, Belanda, Jerman, Finlandia, Inggris, Australia, Jepang, Italia, dan Amerika Serikat.

"FIM, IRTA, dan Dorna Sports menyesal mengumumkan pembatalan Gran Premio Motul de la Republica Argentina, OR Grand Prix Thailand dan Shell Malaysia Motorcycle Grand Prix 2020," demikian pernyataan bersama MotoGP, FIM, dan Asosiasi Tim IRTA, dilansir Reuters.

"Setelah Gran Premio Motul de la Comunitat Valenciana, digelar akhir pekan, balapan lainnya akan berlangsung dari tanggal 20 hingga 22 November di venue di Eropa, dan itu menjadi final musim 2020."

Tuan rumah di Eropa belum diputuskan dan akan dikonfirmasi pada 10 Agustus.

Musim lomba MotoGP 2020 dimulai kembali awal bulan ini dengan balapan back-to-back di Sirkuit Jerez, Spanyol. Negeri Matador ini akan menyelenggarakan tujuh balapan sebagai bagian dari kalender Eropa yang direvisi. Sedangkan empat sirkuit lainnya ditetapkan untuk menjadi tuan rumah dua lomba di tempat yang sama.

Promotor Dorna Sports menambahkan bahwa Grand Prix Thailand akan tetap ada di kalender MotoGP hingga setidaknya tahun 2026. Dorna mulai bekerja membahas kemungkinan tanggal balapan di Argentina dan Malaysia tahun depan.

Fabio Quartararo dari Petronas Yamaha memimpin klasemen kejuaraan dunia setelah memenangkan dua balapan pertama di Jerez sementara Maverick Vinales dari Yamaha berada di urutan kedua, dengan 10 poin di belakang Quartararo.