Thursday, August 1, 2019

Karakteristik Sirkuit Automotodrom Brno Jadi Tantangan Buat Michelin

Karakteristik Sirkuit Automotodrom Brno Jadi Tantangan buat Michelin

Berita Seputar MotoGP - Liburan musim panas telah berakhir dan sirkus MotoGP bersiap untuk memberikan hiburan menarik pada penikmat balap kuda besi, akhir pekan ini. Sebagai pemasok tunggal, Michelin, sudah menyediakan ban yang siap untuk digunakan para pembalap.

Sirkuit Automotodrom Brno selalu menjadi lintasan yang sangat menantang bagi para pembalap. Secara keseluruhan, tata letak lintasan sepanjang 5,4km itu memiliki enam sudut kiri, delapan kanan, serta trek lurus terpanjang 636 meter.

"Brno adalah ujian nyata untuk ban Michelin. Lintasannya cukup kompleks dan memiliki perbedaan ketinggian yang besar," kata Manajer dua roda Michelin, Piero Taramasso dikutip dari GPOne, Selasa (30/7/2019).

"Trek memiliki banyak bagian yang menuntut dan membutuhkan ban untuk bekerja dengan cara berbeda. Tak hanya itu saja, trek ini juga membutuhkan pengereman yang kuat, akselerasi tinggi dan sejumlah putaran berbeda yang menempatkan beban berbeda pada sisi-sisi ban," sambung Taramasso.

Karena itu, untuk mengantisipasi masalah tersebut, Michelin bakal menyediakan ban belakang dengan desain asimetris ditambah sisi kanan yang lebih keras. Di bagian depan, perusahaan ban asal Prancis memiliki ban asimetris lunak, sedang, dan keras. "Kami memiliki sejumlah slick yang kami tahu akan bekerja dengan baik di sini, dan kekuatan tambahan dari campuran yang kami perkenalkan tahun ini akan ideal untuk peregangan ini."

Karena Sirkuit Automotodrom Brno agak berbeda, maka selalu ada kemungkinan hujan mengguyur lintasan. Sebagai pemasok ban, Michelin menyediakan ban hujan dengan versi lunak dan menengah. Ban belakang asimetris dengan sisi kanan yang lebih keras untuk memperhitungkan sebagian besar sudut kanan.

"Kami berharap untuk kondisi cuaca terbaik, tetapi ketika hujan, kami tahu bahwa ban hujan bekerja dengan sangat baik di Automotodrom Brno, jadi kami mengharapkan balapan yang baik, tidak peduli apa," pungkas Taramasso.  

Perangkat Elektronik Tidak Membuat Segalanya Lebih Mudah

Perangkat Elektronik Tidak buat Segalanya Lebih Mudah

Berita Seputar MotoGP - Ketua FIM MotoGP Stewards, Freddie Spencer, membahas perihal penggunaan perangkat elektronik pada tunggangan para pembalap di kejuaraan grand prix balap motor. Dalam sebuah kesempatan dia menekankan bahwa seluruh pembalap harus beradaptasi dengan perangkat ini.

Meskipun perangkat elektronik ini tidak sepenuhnya membuat segalanya lebih mudah, tetapi setidaknya pembalap harus percaya dengan kemampuan dari sistem ini. Pernyataan ini muncul lantaran nasib yang menimpa Valentino Rossi bersama tim Monster Energy Yamaha musim ini.

Dalam banyak kesempatan, Rossi selalu merengek tentang kesiapan tim Yamaha dalam memahami perangkat elektronik. Bahkan dia menyebut jika tim Garpu Tala tertinggal dari Honda dan Ducati perihal perangkat elektronik.

Upaya Rossi mendesak Yamaha untuk mendatangkan insinyur elektronika pun tak kunjung dipenuhi. Padahal sejak diperkenalkan ECU pada 2016 lalu, pabrikan Jepang seperti kewalahan untuk mengakali perangkat elektronik produksi Magneti Marelli itu.

"Hari ini pembalap harus beradaptasi dengan elektronik. Kamu harus percaya sepenuhnya pada perangkat ini. Valentino Rossi, yang berasal dari 500, telah menggambarkan dengan baik bagaimana elektronik telah menjadi sesuatu yang aktif, padahal sebelumnya hanya merespons," kata Spencer dikutip dari Speedweek, Selasa (30/7/2019).

Perangkat elektronik sudah tentu memberikan efek dan perubahan besar bukan hanya pada gelaran kuda pacu MotoGP, tapi juga gaya pembalap itu sendiri. Alhasil, joki terlihat malas menunjukkan keterampilan balapnya. Sehingga tak heran jika ada pembalap secara tiba-tiba mampu merebut gelar juara di kelas utama.
Perangkat elektronik yang dibuat oleh Magneti Marelli berfungsi untuk mengambil data, menganalisa, dan menampilkan kepada operator agar mudah mambaca kondisi motor. Ada sekitar 10 sensor yang terpasang pada tunggangan MotoGP yang menggunakan elektronik dari Magneti Marelli di antaranya speed sensor pada ban, traksi kontrol, grip sensor, trottlle sensor.

"Ini juga bukan karena elektronik membuat segalanya lebih mudah. Tidak, tetapi Anda harus percaya padanya," tegas legenda balap 500cc, yang dikenal dengan julukan Fast Freddie.