Thursday, February 1, 2018

Rossi Ramal Persaingan Di Musim 2018 Lebih Ketat

Rossi Ramal Persaingan di Musim 2018 Lebih Ketat

Berita Seputar MotoGP - Valentino Rossi menilai persaingan MotoGP di musim 2018 akan berlangsung ketat dan sengit. Itu bisa dilihat dari tes pramusim yang berlangsung di Sepang.

Meski lomba sesungguhnya akan berlangsung pada 18 Maret di Losail International Circuit, Qatar, namun semua tim sudah mempersiapkan diri dengan matang.

Tes pramusim di Sepang selama tiga hari menunjukkan betapa serius kontestan untuk mengarungi musim 2018. Rekor putaran tercepat dan catatan waktu antar-pembalap pun terbilang ketat. Hal inilah yang membuat Rossi takjub.

Di hari terakhir yang berlangsung Selasa (30/1/2018), Jorge Lorenzo tampil menggila setelah berhasil membukukan waktu  1 menit 58,830 detik. Catatan waktu itu merupakan rekor di Sepang yang sebelumnya dipegang Marc Marquez pada tes pramusim 2015.

Lalu bagaimana dengan Rossi sendiri? Pembalap Yamaha itu mengaku masih mempunyai masalah sedikit dengan tunggangannya. "Hari ini sedikit lebih sulit, kami sedikit lebih kesulitan sejak pagi hari dengan grip, sedikit sulit untuk mengendarai motor ini pada batasnya," ujarnya seperti dikutip Motorsport.

"Tapi hari ini juga adalah hari yang baik, kami banyak bekerja, kami menyelesaikan program kami karena kami memiliki banyak hal. Bagi saya, peningkatan yang lebih besar adalah feeling saya dengan motor, karena saya bisa mengendarainya, saya merasa nyaman, dan juga kecepatannya. Dibanding tahun lalu, saya meningkat pesat karena tahun lalu saya mengalami degradasi ban yang lebih besar," ungkap Rossi.  

Bisa Cetak Rekor Di Sepang, Lorenzo Makin Percaya Diri

Tes Pramusim di Sepang Ditutup Penampilan Cemerlang Lorenzo

Berita Seputar MotoGP - Kepercayaan diri Jorge Lorenzo tengah membuncah usai mencetak rekor saat tes pramusim MotoGP 2018 di Sirkuit Sepang, Malaysia. Lorenzo yakin bisa bersaing dan kembali menjadi juara di musim ini.

Musim lalu, Lorenzo bersama Ducati gagal menunjukkan performa apiknya. Ia hanya finis di peringkat ketujuh dan kalah bersaing dengan rekan setimnya, Andrea Dovizioso di posisi kedua.

Kerja keras Lorenzo mulai membuahkan hasil di musim ini. Meski seri perdana baru akan dimulai 18 Maret nanti, Lorenzo sudah memperlihatkan tekad bersama Desmosedici GP18.  Di hari terakhir tes di Sepang, pembalap bernomor 99 tersebut mampu menjadi yang tercepat.

Catatan waktu 1m 58,830 detik menjadi rekor baru sekaligus mematahkan catatan waktu Marc Marquez yang dibuatnya pada tes pramusim 2015. Dani Pedrosa sendiri yang sempat mengejutkan di hari pertama harus puas di posisi kedua.

"Seperti yang kita bisa lihat tahun lalu, ban sangat berpengaruh dari satu trek ke lintasan lainnya. Lomba sudah semakin dekat. Empat atau lima merek sangat kompetitif," kata Lorenzo kepada Fox Sports, Rabu (31/1/2018).

"Dengan motor baru bisa jadi yang tercepat sungguh luar biasa. Kita harus melihat semua balapan sebab kami tidak mempunyai kesempatan melakukan simulasi. Seperti yang saya katakan sebelumnya, motor ini memberi saya percaya diri dan lebih disesuaikan dengan gaya saya," sambungnya.

Ketika disinggung apakah dengan performa Desmosedici GP18 Lorenzo bisa jadi juara tahun ini, pembalap Italia itu menjawabnya secara diplomatis.  "Saya pikir Anda tak bisa memprediksi kejadian seperti itu (memecahkan rekor) untuk saat ini. Jika kecepatanya sama seperti hari ini, rasanya bisa," tandasnya.