Wednesday, November 1, 2017

Menebak Sikap Lorenzo Di Balapan Terakhir, Bela Dovizioso Atau Marquez?

Menebak Sikap Lorenzo di Balapan Terakhir, Bela Dovizioso atau Marquez?

Berita Seputar MotoGP - Gelaran MotoGP 2017 hanya menyisakan dua kandidat juara MotoGP 2017 yakni Marc Marquez dan Andrea Dovizioso. Penentuan pemenang baru dapat diketahui pada seri terakhir di Grand Prix Valencia, 12 November mendatang.

Marquez saat ini masih mengunci tempat di posisi teratas klasemen sementara MotoGP dengan raihan 282 poin. Pembalap tim Repsol Honda ini memiliki keunggulan 21 angka dari pesaing terdekatnya Dovizioso.

Carlo Pernat selaku pengamat MotoGP memprediksi gelaran seri terakhir di Valencia akan sangat sulit buat tim Ducati Corse. Karena Dovizioso setidaknya harus menaklukan Sirkuit Ricardo Tormo dengan merebut podium pertama demi menjaga peluang merebut juara dunia pertamanya di kelas elit.

"Ini akan sulit di Valencia. Dovi setidaknya harus menang di trek yang terbilang rumit," kata Pernat seperti dikutip dari GPOne, Selasa (31/10/2017).

Menengok rapor Dovizioso di Valencia, pembalap yang dikenal dengan julukan Little Dragon tercatat belum pernah meraih kemenangan. Catatan terbaiknya di Sirkuit Ricardo Tormo adalah berada di podium kedua pada 2004 atau sewaktu masih mengaspal di kelas 125cc.

Artinya, Dovizioso harus bisa membujuk tim Ducati untuk kembali memainkan team order seperti yang pernah diperagakan Jorge Lorenzo pada balapan di Malaysia, Minggu (29/10). "Lorenzo mungkin bisa memberikan sebuah tangan, tapi ini jelas sulit. Valentino Rossi misalnya, dia pernah kehilangan gelar di balapan terakhir pada 2006 setelah mengalami masalah pada bannya," tambah Pernat.

Lorenzo mungkin bisa menjadi pembeda di balapan seri terakhir MotoGP. Tapi semuanya tergantung situasi apalagi di musim ini X-Fuera belum pernah memenangkan balapan pertamanya di Ducati. Terlebih lagi ia pernah ditolong Marquez sewaktu mengunci gelar juara ketiganya di kelas elit pada 2015 lalu.

Valentino Rossi: Berbahaya Jika Memaksakan Diri Di Sepang

Valentino Rossi: Berbahaya Jika Memaksakan Diri di Sepang

Berita Seputar MotoGP - Valentino Rossi gagal tampil cemerlang di GP Malaysia 2017. Setelah cuma finis di posisi ketujuh. Rossi menyebut motor Yamaha tahun ini tidak kompetitif.

Pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia, Valentino Rossi cuma finis di posisi ketujuh dengan catatan waktu 45 menit 22.266 detk. Pada saat itu kondisi lintasan basah.

"Tentang hujan turun itu saya khawatir, tetapi bukan putus asa. Karena pada saat latihan saya menemui masalah ketika lintasan basah," kata Rossi.

"Saya mencoba mencari settingan terbaik, tetapi pada saat balapan masalah serupa muncul. Motor tidak memilik pegangan yang baik," lanjutnya.

"Sangat sulit mengendarai motor (tanpa pegangan yang baik) dalam kondisi hujan. Itu adalah kondisi yang berbahaya jika Anda memaksakan diri," tutupnya.

Dengan hasil balapan yang kurang memuaskan di GP Malaysia 2017, Rossi saat ini masih berkutat di posisi keempat di klasemen sementara Pembalap MotoGP 2017. Rider berjuluk The Doctor memiliki poin 197.