Monday, October 2, 2017

Walau Bersaing Dengan Marquez Dan Vinales, Dovizioso Pantang Mundur


Berita Seputar MotoGP - Andrea Dovizioso mulai tersisih di persaingan di MotoGP 2017. Sukses Marc Marquez mencetak kemenangan kelima di MotoGP Aragon, membuat Dovizioso kini tertinggal 16 poin di klasemen rider sementara MotoGP 2017.

Walau demikian, Dovizioso, yang kini membela Ducati Corse mencoba untuk tetap tenang. Dia menyebut kemenangan Marquez tidak perlu dikhawatirkan.

Sebab, kata Dovizioso, balapan masih menyisakan empat putaran lagi dengan 100 poin tersisa. Artinya, masih ada peluang untuk mengudeta posisi Marquez dari pimpinan puncak klasemen sementara MotoGP 2017.

“Kami kehilangan poin dan ini bukan yang terbaik. Tapi kami tahu poin yang bisa kami dapatkan dalam empat balapan tersisa,” kata Dovizioso, seperti dikutip dari Motorsport, Selasa (26 September 2017).

Tapi, Dovizioso tak menampik, balapan tersisa akan lebih sulit untuknya. Apalagi, masih ada rider Movistar Yamaha, Maverick Vinales, yang terus menunjukkan peforma gemilang.

“Tapi saya pikir kami masih memiliki kesempatan dan pasti kami akan mencoba sampai akhir musim MotoGP,” kata Dovizioso. “Kami memiliki kesempatan untuk bertempur untuk mengalahkan Marc dan Maverick di sisa balapan.”

Peluang Dovizioso untuk merebut gelar juara dunia MotoGP untuk kali pertama bukan hal yang mustahil. Pasalnya, musim lalu, dia selalu berhasil menyelesaikan balapan.

Berbeda dengan Marquez. Dalam empat musim terakhir, pemilik nomor 93 itu tak pernah mulus alias selalu gagal mencetak poin, seperti yang pernah terjadi di Grand Prix Australia.

Marquez Yakin Pacuan Juara MotoGP 2017 Hingga Seri Terakhir


Berita Seputar MotoGP - Pacuan juara dunia MotoGP 2017 diyakini bakal berlangsung ketat hingga balapan terakhir di Valencia. Salah satu pembalap yang meyakini skenario itu adalah pemuncak klasemen sementara, Marc Marquez. 

Baby Alien tak yakin bakal mengunci gelar juara dunia lebih awal, seperti yang diprediksi banyak pihak. Meski unggul 16 poin atas Andrea Dovizioso yang menempati peringkat kedua, Marquez merasa peluang masih terbuka lebar bagi siapapun. 

"Saya berharap menjalani balapan terakhir dengan semuanya telah pasti, tentu saja dengan keuntungan di pihak saya. Serius, saya merasa gelar bakal ditentukan di Valencia," kata Marc Marquez, dalam wawancara dengan AS, Sabtu (30/9/2017). 

"Valencia merupakan salah satu sirkuit yang sering saya datangi. Saat masih kecil saya datang ke sana untuk berlatih, kemudian berkompetisi pada kejuaraan Spanyol. Jika harus menentukan titel di trek tersebut, saya akan senang," sambung pebalap asal Spnyol tersebut. 

Marc Marquez disebut-sebut sebagai kandidat terkuat peraih gelar juara dunia, terutama setelah tampil menawan pada paruh kedua MotoGP 2017. Marquez perlahan tapi pasti membuka jarak dengan para rival.

Beberapa pembalap seperti Valentino Rossi hingga para legenda balap meyakini langkah Marquez ke podium juara dunia tak terbendung. Tapi, Marquez tak mau jemawa dan menurunkan kewaspadaan.  

"Tentu saja bagi saya lebih baik menjadi pemuncak klasemen. Saya harus meminimalkan kesalahan untuk menjaga jarak. Keunggulan poin tersebut merupakan keuntungan dan membuat nyaman. Namun, jika Anda di posisi belakang, maka Anda tak boleh salah," kata Marquez. 

Seluruh pembalap, termasuk Marc Marquez, bakal menjalani tiga balapan beruntun pada pekan depan, yaitu MotoGP Jepang, Australia, dan Malaysia. Jika mampu mempertahankan konsistensi bukan tak mungkin Baby Alien bakal menggenggam gelar juara sebelum balapan pamungkas di MotoGP Valencia.