Tuesday, April 30, 2019

Rossi Telah Mengubah Mentalnya


Berita Seputar MotoGP - Seluruh pembalap di kelas utama MotoGP 2019 saat ini sedang mengisi ulang baterai setelah menyelesaikan tiga balapan awal di Qatar, Argentina, dan Austin. Sejauh ini persaingan perburuan gelar juara masih belum mengalami perubahan, terutama mengenai kandidat juara.

Ada tiga pembalap yang masuk dalam daftar kandidat tersebut, yakni Andrea Dovizioso, Valentino Rossi, dan Marc Marquez. Menariknya, posisi pertama dan kedua hanya terpaut tiga angka saja.

Pemuncak klasemen sementara MotoGP, Dovizioso mengatakan bahwa persaingan ini bakal berlangsung sengit. Apalagi jika berkaca tentang penampilan Rossi. Dari tiga balapan pertama musim ini, pembalap tim Yamaha itu sukses merebut dua kali podium.

Keberhasilannya menempati podium kedua di Argentina dan Austin telah menempatkannya di urutan kedua. "Valentino telah mengubah mentalnya karena dia harus melakukan itu. Jika dia memulai balapan seperti yang dia lakukan sepuluh tahun lalu, dia akan menghancurkan dirinya sendiri. Tapi dia cerdas dan mengerti bahwa dia tidak bisa lagi melihat kekalahan dengan cara yang sama, dan dia telah beradaptasi," jelas Dovizioso dikutip dari Speedweek, Jumat (26/4/2019).

"Bahkan dengan usia 40 tahun, lihat apa yang Valentino lakukan. Dalam beberapa tahun terakhir, dia telah berhasil mengendalikan Maverick Vinales," sambung Dovizioso.

Pengalaman Rossi pada ajang dunia balap motor sudah tak perlu dibuktikan lagi. Sembilan gelar juara dunia di empat kelas berbeda sudah cukup untuk menggarisbawahi namanya sebagai satu-satunya pembalap berpengalaman di lintasan pacuan kuda besi saat ini.

"Valentino tahu bagaimana mengendarai motor dan ia adalah salah satu yang paling cerdas lantaran tahu bahwa dia harus membawa pulang poin dan tidak membiarkan nol pergi. Intinya, dia tidak melakukannya dengan baik di tahun sebelumnya, tetapi dia mencetak hasil - bahkan dengan banyak defisit - dan akan hampir finis di urutan kedua dalam kejuaraan," kenang runner-up MotoGP 2018.

Lorenzo Beber Start Buruk Vinales Bersama Yamaha

Lorenzo Beber Start Buruk Vinales Bersama Yamaha

Berita Seputar MotoGP - Maverick Vinales mengalami kesulitan start di MotoGP 2019. Start buruk seolah identik dengan pembalap Yamaha di Qatar dan Argentina.

Merasa pernah mengalami hal serupa, Lorenzo angkat bicara soal Vinales. Menurut Lorenzo, wajar apabila Vinales kesulitan di awal-awal perlombaan.

"Saya pikir itu (ada hubungannya dengan, red) start Yamaha. Saya masih tidak mengerti. Sudah dua tahun, tetapi saya masih belum mengerti bagaimana melakukan (start bagus)" kata Lorenzo dikutip Motorsport. 

"Saya juga menderita dalam masalah ini pada awal karier saya di MotoGP. Biasanya saya pole position atau baris depan, lalu saya kehilangan satu baris karena start buruk dan kemudian [menjadi] sulit," lanjutnya.

Seperti kita ketahui, Vinales bersama Yamaha sempat kompetitif dengan finis di posisi ketujuh pada balapan perdana di MotoGP Qatar 2019. Namun, di seri kedua yang berlangsung di Argentina, Vinales justru tampil melempem.

"Saya mengerti dia kesulitan start bagus dengan kopling. Tidak masalah jika dia ada di baris pertama, dia selalu kehilangan posisi," kata pembalap berjuluk X-Fuera.