Tuesday, August 22, 2017

Bantu Bocah Penderita Tumor, Surat Cinta Rossi Laku Rp 423 Juta


Berita Seputar MotoGP - Surat cinta yang ditulis Valentino Rossi ke motor Yamaha M1 pada tahun 2010 lalu akhirnya terjual dengan harga Rp 423 juta, yang rencananya akan disumbangkan untuk bocah penderita tumor, Freyja Christiansen.

Berstatus sebagai mega bintang, yang tak hanya dikenal di dunia MotoGP, tempatnya bergelut, Valentino Rossi nampaknya tak pernah berhenti berbagi kebahagiaan untuk orang-orang yang ada di sekitarnya.

Sebagaimana yang ditulis pada situs Shannonscharity, dalam rangka membantu kesembuhan Freyja Christiansen, bocah berusia lima tahun yang didiagnosis menderita tumor yang tidak bisa disembuhkan, rider veteran Italia tersebut melelang surat cintanya untuk tunggangannya.

Surat tersebut sengaja ditulis oleh Rossi sebagai kado perpisahan saat hendak meninggalkan Yamaha pada tahun 2011 silam untuk bergabung dengan Ducati, di mana ia sempat mengalami kesulitan. Alhasil, salah satu benda berharga milik The Doctor itupun terjual dengan harga 40 ribu dolar Australia atau setara dengan Rp 423 juta.

Menurut kabar yang dimuat dalam Sportfair edisi Sabtu (19/8) kemarin, hasil penjualan tersebut akan disumbangkan kepada Freyja untuk membantu perawatan guna menyembuhkan penyakit ganas yang dideritanya.

Selain Rossi, beberapa rider MotoGP pun turut melakukan aksi serupa untuk kesembuhan bocah asal Australia tersebut. Tercatat Marc Marquez, Maverick Vinales, Alex Rins, Cal Crutchlow, Jorge Lorenzo, Andrea Iannone, dan Jack Miller, juga mendonasikan sebagian harta yang mereka peroleh.

Hingga saat ini, total donasi yang telah terkumbul untuk Freyja mencapai AUD72,235 atau setara dengan Rp 765 juta.

Setelah terlibat persaingan sengit di Austria akhir pekan kemarin, para rider MotoGP akan kembali beraksi dalam gelaran Grand Prix Inggris pada 25-27 Agustus mendatang.

Monday, August 21, 2017

Sirkuit Motegi Resmi Perpanjang Kontrak MotoGP Hingga 2023


Berita Seputar MotoGP - MotoGP akhirnya mengumumkan bahwa Sirkuit Twin Ring Motegi akan tetap menjadi tuan rumah Grand Prix Jepang setidaknya hingga tahun 2023 mendatang setelah sukses mengamankan perpanjangan kontrak berdurasi lima tahun.

Sirkuit Motegi telah terkonfirmasi dalam kalender MotoGP hingga akhir tahun 2018. Namun, lintasan kebanggaan masyarakat Jepang tersebut kini telah berhasil mengamankan perpanjangan hingga lima tahun ke depan.

Kesepakatan tersebut diumumkan oleh Dorna selaku pemegang hak penyelenggara kejuaraan balap kuda besi paling bergengsi tersebut.

“Kami dengan senang hati mengumumkan pembaharuan kontrak ini dengan satu tempat yang menyelenggarakan hari jadi ke-20 mereka,” ungkap CEO Dorna Carmelo Ezpeleta sebagaimana yang dimuat dalam Autosport edisi hari Minggu (20/8) ini.

“Twin Ring Motegi merupakan trek kandang Honda dan GP Jepang adalah grand prix kandang bagi sebagian besar pabrikan seperti Yamaha dan Suzuki, yang merupakan aktor utama di kelas MotoGP, beberapa yang paling penting di puncak kejuaraan ini.”

Motegi pertama kali bergabung dalam kalender grand prix motor pada tahun 1999, secara perlahan menggantikan Suzuka sebagai lokasi tunggal seri Jepang.

Suzuka bergabung lagi dalam jadwal dan mengklaim kembali gelar GP Jepang di tahun berikutnya. Akan tetapi, Motegi tetap menyelenggarakan race di bawah nama GP Pasifik.

Kemudian sekali lagi menjadi trek tunggal Jepang dalam kalender MotoGP dengan pencoretan Suzuka setelah tahun 2004.

Tahun lalu, race di Sirkuti Motegi menjadi saksi kejayaan Marc Marquez dalam mengamankan mahkota MotoGP ketiganya dan juga menjadi lokasi di mana Casey Stoner meraih gelar juara dunia perdananya untuk Ducati satu dekade lalu.