Thursday, May 2, 2019

Jorge Lorenzo Tak Mau Dipermalukan Di Kandang

Jorge Lorenzo Ogah Dipermalukan di Kandang

Berita Seputar MotoGP - Gagal di tiga seri, Qatar, Argentina dan Austin, Jorge Lorenzo bertekad memetik hasil maksimal di Jerez. Seri keempat MotoGP 2019, merupakan kandang Lorenzo dan ia bertekad untuk menembus kegagalan di tiga seri sebelumnya.

Pembalap yang musim ini menjadi andalan Honda bersama Marc Mrquez memang punya catatan manis di Jerez. Lima kemenangan sudah ditorehkan X-Fuera, dua di kelas 250cc dan lima di MotoGP. Itu belum termasuk tujuh kali menempati pole position.

Jadi Lorenzo berharap pengalaman masa lalu bisa membawa meraih prestasi Circuito de Jerez-Angel Nieto akhir pekan ini. Hal lain yang kemungkinan besar bisa menjadi modal Lorenzo menuai sukses adalah GP Spanyol ini bertepatan dengan hari ulang tahunnya pada 4 Mei mendatang. 

“Saya telah fokus pada balapan ini sejak awal musim. Dengan terbatasnya tes, kami tahu putaran pembuka akan sulit,” ujarnya seperti dikutip Motorsport, Rabu (1/5/2018).

“Jerez adalah salah satu sirkuit favorit saya. Permukaan (lintasan) biasanya memiliki banyak grip dan ini sangat cocok dengan gaya balap saya, tidak seperti beberapa trek yang telah kami kunjungi (sebelumnya).

“Saya yakin kami dapat mencapai hasil yang baik bersama Repsol Honda Team setelah belajar banyak di putaran pembuka," tandas Lorenzo.  

Pengaspalan Ulang Sirkuit Jerez Bikin Pemasok Ban MotoGP Frustrasi

Pengaspalan Ulang Sirkuit Jerez Bikin Pemasok Ban MotoGP Frustrasi

Berita Seputar MotoGP - Pemasok ban MotoGP, Michelin telah tiba di Jerez untuk menyambut pagelaran seri Eropa pertama. Ini akan menjadi tantangan besar bagi teknisi Michelin lantaran lintasan yang memiliki 13 tikungan tersebut telah mengalami pengaspalan ulang.

Pengaspalan ulang ini tentunya akan memberikan aspek lain mengingat Michelin memiliki data yang sangat minim terkait jenis ban yang akan diberikan kepada pembalap selama tampil di Sirkuit Jerez. Karena itu, perusahaan ban asal Prancis tersebut telah menyiapkan empat komponen untuk memanjakan para pembalap di tiga kelas berbeda.

Itu sebagaimana disampaikan manajer, Piero Taramasso. Keempat jenis kompon ban yang dimaksud tersebut yakni soft, medium, dan dua jenis ban berkompon hard. Ini dirancang untuk memberikan banyak pilihan kepada pembalap untuk mendapatkan kinerja optimal dari motor.

Untuk bagian depan, Michelin telah menyediakan senyawa lunak, sedang, dan dua keras. Semuanya dengan desain simetris, sedangkan ban belakang akan menampilkan desain asimetris dengan sisi kanan yang lebh keras untuk mengatasi delapan belokan kanan yang akan memberikan tuntutan ekstra pada ban dibandingkan dengan lima belokan kiri.

"Akhir pekan ini akan menjadi ujian yang penting bagi Michelin karena kami belum mempunyai data yang memadai tentang lintasan ini sejak kembali ke MotoGP pada 2016 lalu. Ditambah dengan pengaspalan ulang sejak kami melakukan pengujian pada November 2018. Dalam keadaan ini, kami diperbolehkan untuk membawa lebih banyak jenis kompon ban," kata Taramasso, Rabu (1/5/2019).

"Jadi kami telah memilih kisaran yang kami yakini akan cocok dengan aspal sirkuit dari informasi yang kami miliki tahun lalu dan telah diterima dari perusahaan yang telah melakukan pekerjaan. Kami yakin kami memiliki senyawa yang tepat untuk permukaan baru dan berharap untuk balapan di Eropa setelah awal yang sibuk untuk musim ini setelah menjalani tiga balapan awal," pungkas Taramasso.