Saturday, December 1, 2018

Valentino Rossi: Ada Suara Aneh Keluar Dari Mesin Motor

Valentino Rossi: Ada Suara Aneh Keluar dari Mesin Motor

Berita Seputar MotoGP - Valentino Rossi dan Maverick Vinales disebut sepakat soal mesin anyar motor Yamaha. Akan tetapi, pada saat pengujian teranyar ada suara aneh yang keluar dari mesin motor The Doctor.

Seperti kita ketahui, tim berlogo garpu tala menguji dua mesin motor pada saat melakoni uji coba di Valencia dan Jerez. Uji coba mesin pertama dilakukan di Valencia sehari setelah race terakhir MotoGP 2018. Sementara mesin kedua diuji di Sirkuit Jerez, Rabu (28/11/2018) malam waktu Indonesia. Setelah keduanya diuji, tim meminta pendapat dari Vinales dan Rossi.

Berbicara setelah uji coba mesin kedua di Jerez, Rossi mengatakan dirinya dan Vinales sepakat menentukan mesin dengan menimbang faktor pengereman. Pendekatan tersebut, kata Rossi, membawa Yamaha semakin dekat dengan solusi dari berbagai permasalahan.

"Pendekatan kami cukup jelas dalam menentukan pilihan mesin. Tapi apa yang saya rasakan sebetulnya tidak membuat banyak perbedaan," kata Rossi, dikutip Crash.net.

Rossi berada di peringkat ke-17 dalam tes MotoGP tahun ini. Dia menemui masalah teknis ketika tampil dengan ban baru.

"Saya merasakan suara yang aneh, suara yang buruk (dari mesin). Saya tidak tahu apa yang akan terjadi," tutup Rossi. 

Tanpa Lorenzo, Kiprah Dovizioso Diprediksi Lebih Cemerlang

Tanpa Lorenzo, Kiprah Dovizioso Diprediksi Lebih Cemerlang

Berita Seputar MotoGP - Pembalap Andrea Dovizioso diprediksi akan tampil cemerlang tanpa sosok Jorge Lorenzo di Ducati. Pendapat tersebut dikemukakan General Manager Ducati, Luigi Dall’Igna.

Lorenzo sendiri baru memutuskan pindah ke tim balap Honda setelah tampil kurang memuaskan bersama Ducati. Mulai musim depan, Lorenzo akan menjadi rival Ducati, terlebih khususnya Lorenzo.

"Dovizioso menggambarkan kontinuitas, nilai tertinggi yang dikandung Ducati. Tiga tahun terakhir, ia selalu memenangi balapan. Menurut kami, ia adalah pembalap yang bisa memberi kami gelar," kata Dall’Igna, dikutip Motorsport.

Dall’Igna juga percaya, putusnya hubungan dengan Lorenzo bukan sebuah kerugian bagi Ducati. Bahkan, kata dia, Dovizioso akan lebih memiliki peluang untuk mengembangkan bakat. 

“Kami tidak boleh puas dengan pencapaian kami, kami harus berusaha lebih keras, karena tujuannya bukan untuk finis kedua,” tegas pria 52 tahun tersebut.