Tuesday, October 3, 2017

Pembalap MotoGP Sambut Rencana Mengembalikan Layout Sirkuit Catalunya

Pembalap MotoGP Sambut Rencana Mengembalikan Layout Sirkuit Catalunya

Berita Seputar MotoGP - Pembalap MotoGP telah memberikan tanggapan positif atas rencana mengembalikan layout Sirkuit Catalunya ke versi lama. Layout sirkuit tersebut terpaksa diubah pada tahun 2016 setelah menewaskan Luis Salom.

Seperti kita ketahui, Pembalap Moto2 Luis Salom meninggal setelah mengalami kecelakaan di Sirkuit Catalunya. Salom terhempas dari motornya saat berusaha melewati turn 12. Namun dia justru menabrak dinding pembatas lintasan.

Selepas kejadian tersebut, Sirkuit Catalunya mengalami perubahan. Otoritas keselamatan balap internasional dan panitia GP Barcelona sepakat menghilangkan 12 pada balapan di tahun 2016.

Namun, baru-baru ini tersiar kabar yang menyebut bahwa lintasan Sirkuit Catalunya bakal dikembalikan ke versi lama. Secara mengejutkan, para pembalap menyambut baik keputusan tersebut.

"Respon sangat positif dan pekerjaan dilakukan dengan sangat baik. Montmelo (Barcelona) telah bereaksi dengan sangat baik," kata pembalap Yamaha Movistar, Maverick Vinales.

Pembalap Ducati, Jorge Lorenzo juga menyambut baik keputusan mengembalikan layout Sirkuit Catalunya. Menurut Lorenzo, layout lama sirkuit tersebut lebih familiar di mata para pembalap.

"Tanggapan para pembalap sangat bagus. Terutama mengenai tikungan, kami semua ingin mempertahankan tata letak asilnya dan meningkatkan area run-off," kata Lorenzo. 

Monday, October 2, 2017

Rossi Masih Dibutuhkan MotoGP Untuk Entertainer


Berita Seputar MotoGP - Pengamat MotoGP, Carlo Pernat, menilai balapan ‘Motor MotoGP’ masih membutuhkan sosok yang menghibur seperti Valentino Rossi.

Rider Movistar Yamaha itu memang memberikan tontonan menarik saat balapan MotoGP Aragon. Dengan kondisi tidak fit 100 persen, Rossi bisa memberikan perlawanan kepada rider tuan rumah seperti Marc Marquez, Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo, dan Maverick Vinales.

Rossi memang menyelesaikan balapan di posisi kelima. Tapi, raihannya dianggap sudah luar biasa, mengingat Rossi masih menahan sakit karena cedera patah tulang tibia dan fibula pada kaki kanannya.

“Vale telah menunjukkan betapa dia menyukai balapan motor dan begitu juga sebaliknya,” kata Pernat seperti dikutip GPOne, Senin (25 September 2017).

“Untuk mengatakan dia ajaib adalah sebuah pernyataan yang meremehkan. Saya hanya mengatakannya dengan baik, kami membutuhkan Anda!” imbuh pengamat asal Italia tersebut.

MotoGP terancam kehilangan Rossi dalam waktu dekat. Kontraknya dengan Yamaha akan berakhir selepas balapan MotoGP musim 2018.

Belum diketahui pasti apakah Rossi akan memperpanjang kontrak atau justru memilih pensiun. Semuanya baru akan terjawab pada pertengahan musim depan.