Monday, October 2, 2017

Semakin Dekatnya Lorenzo Dengan Kemenangan


Berita Seputar MotoGP - Rider Ducati Corse, Jorge Lorenzo, semakin optimistis dengan peluangnya merebut podium teratas balapan MotoGP. Menurut Lorenzo, progresnya semakin signifikan bersama motor Desmosedici 17 GP.

Lorenzo finis ketiga di MotoGP Aragon akhir pekan lalu, setelah start dari posisi kedua. Hasil itu membuat rider asal Spanyol senang dan bersemangat kembali podium pertama.

Di MotoGP Aragon, Lorenzo sempat memimpin 15 lap dan membuktikan performanya meningkat. Dia juga menyulitkan Marc Marquez dan Valentino Rossi sepanjang balapan tersebut.

“Wajar jika saya sedikit kecewa. Saya memimpin banyak lap, tapi tidak cukup untuk memenangi balapan. Tapi, saya tetap senang,” kata Lorenzo, seperti dilansir Crash.

“Podium ini lebih menyenangkan daripada podium saya di Jerez. Kali ini saya lebih dekat dengan kemenangan. Sayang, kami tak bisa memilih ban keras, tapi ban lunak satu-satunya opsi yang bekerja untuk Ducati,” terang rider berusia 30 tahun tersebut.

Proses adaptasi Lorenzo dengan kuda besi Desmosedici 17 GP milik Ducati mengalami perkembangan pesat. Lorenzo sekarang merasa lebih memahami motornya.

“Progres terus berjalan dan di setiap seri saya mendapat solusi yang membuat saya melaju lebih cepat. Saya berterima kasih kepada seluruh anggota tim yang terus bekerja keras memperbaiki motor kami,” ungkap Lorenzo.

Bekas pembalap Yamaha ini menargetkan kemenangan di Sirkuit Twin Ring Motegi, Jepang mendatang. Balapan di Motegi, Jepang berlangsung 13-15 Oktober 2017, di mana tempat itu sirkuit favorit Lorenzo.

Ban Jadi Kunci Kegemilangan Marquez Pada Paruh Kedua MotoGP 2017


Berita Seputar MotoGP - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, menyebut performa ban Michelin membaik pada paruh kedua MotoGP 2017. Hal itu dirasakan The Baby Alien setelah tak lagi sering mengalami crash akibat masalah degradasi ban.

Performa Marquez pada paruh kedua MotoGP 2017 juga membaik setelah berhasil menemukan taktik yang tepat untuk menaklukkan ban Michelin. Dalam enam balapan terakhir, pebalap asal Spanyol tersebut meraih empat kemenangan, satu podium kedua, dan satu kali gagal finis di Silverstone.

"Pada paruh pertama saya memiliki banyak masalah dengan ban. Hal itu bisa dilihat dari banyaknya jumlah crash yang saya alami," ujar Marquez dikutip dari Tuttomotoriweb, Sabtu (30/9/2017).

"Saya kemudian berusaha mengerti keadaan yang terjadi, tapi saya tidak sendiri. Setiap sirkuit memiliki karakteristik berbeda, itu tergantung dari bagaimana jalannya balapan," sambungnya.

Marquez memilih strategi yang tepat dalam pemilihan ban pada balapan MotoGP Aragon, Minggu (24/9/2017). Juara dunia lima kali tersebut memakai ban medium dan menjalani balapan tanpa hambatan.

Kondisi berbeda dialami pembalap Ducati, Jorge Lorenzo, yang tampil menggunakan ban soft. Pebalap berjuluk X-Fuera tersebut mengalami degradasi ban lebih cepat sehingga posisinya berhasil dikudeta Marc Marquez.