Tuesday, May 2, 2017

Rossi Sudah Tak Pernah Menang Sejak GP Barcelona 2016


Berita Seputar MotoGP - Rider Movistar Yamaha, Valentino Rossi musim lalu jarang menang di MotoGP, sedangkan tahun ini dalam tiga balapan pembuka, Rossi juga belum bisa menang.

Rossi terakhir kali menang di MotoGP adalah pada 5 Juni 2016, yaitu sejak GP Barcelona tahun lalu.

Namun demikian, karena konsisten di atas podium, Rossi malah keluar sebagai pemimpin klasemen sementara untuk saat ini.

Apakah Rossi mulai merasakan tekanan karena ada di puncak klasemen, namun belum pernah menang balap lagi?

"Saat mengawali musim, target utama saya adalah memenangkan balapan, termasuk juga musim ini," akui Rossi kepada Speedweek.

Namun sampai sekarang rupanya target Rossi belum tercapai, tapi akhir pekan ini MotoGP akan hadir di Jerez, salah satu sirkuit favorit Rossi.

"Akhir pekan ini kami akan kembali ke Eropa, sebuah musim yang bagus, karena Jerez, Le Mans, Mugello, Barcelona dan Assen selalu memberi saya feeling yang bagus. Saya juga punya kenangan indah di semua sirkuit ini," sambung Rossi.

"Mungkin akan menjadi hal yang sulit untuk menyimbangi laju Maverick Vinales dan Marc Marquez, tapi saya akan mencoba menikmatinya.

Saya akan fokus pada diri sendiri dan berusaha tampil semaksimal mungkin," harap Rossi.


Monday, May 1, 2017

Lorenzo Kesal Performanya di Ducati Disebut Lebih Buruk dari Rossi


Berita Seputar MotoGP - Pembalap anyar Ducati Jorge Lorenzo mengaku jengkel lantaran performanya dibanding-bandingkan dan disebut lebih buruk dari penampilan Valentino Rossi saat membesut tim asal Bologna tersebut di musim 2010 lalu.

Terseok-seok selama masa pramusim bersama Ducati, Jorge Lorenzo belum juga mampu menunjukkan tajinya dalam tiga race pertama musim ini. Cuma finis ke-11 di Qatar dan bahkan crash di lap pertama di Argentina, Lorenzo hanya finis di peringkat ke-9 di sirkuit COTA Austin yang mana sekaligus menjadi prestasi terbaiknya sejauh ini bersama Ducati.

Rapor merah yang dicatatkan eks rider Yamaha ini tentu menyedot perhatian banyak pihak dan bahkan membuatnya dibanding-bandingkan dengan penampilan Valentino Rossi di tim Ducati pada musim 2010 silam.


Lorenzo pun merasa geram lantaran performanya di tim asal Bologna dinilai jauh lebih buruk dari prestasi Rossi di Ducati dulu yang tetap bisa finis ke-7, ke-5 dan ke-5 meski kewalahan di masa adaptasinya.


“Membandingkan performa Rossi dengan saya itu adalah suatu kesalahan besar,” ungkap Lorenzo pada Sport Rider. “Sebab di tahun 2010 dulu hanya ada empat motor yang benar-benar kuat, sedangkan motor lainnya bukan apa-apa. Dan jika Anda terpaut 45 detik dari rider tercepat, Anda masih bisa finis di peringkat kelima atau keenam. Tapi jika itu terjadi sekarang, Anda pasti hanya akan finis ke-15.”


Tak bisa dipungkiri jika motor Desmosedici Lorenzo memang sudah lebih bagus dibanding yang dikendarai Rossi. Namun lantaran para rivalnya memiliki motor yang lebih kencang, Lorenzo menganggap persaingan saat ini juga menjadi semakin ketat.


“Sekarang ini ada banyak motor yang kompetitif, bahkan lebih cepat, semua motor semakin setara,” tambah rider bernomor balap 99. “Memang benar kalau Ducati saat ini lebih komplit dibanding motor Ducati yang ditunggangi Rossi dulu. Tapi di sisi lain, saya tegaskan lagi, ada banyak pabrikan dan motor yang jauh lebih kencang dari sebelumnya.”

Baca juga : Ducati Jadi Bukti Skill Lorenzo Jauh di Bawah Rossi