Friday, January 12, 2018

Lorenzo Klaim Lebih Baik Kendarai Ducati Dibanding Yamaha

Lorenzo Klaim Lebih Baik Kendarai Ducati Dibanding Yamaha

Berita Seputar MotoGP - Jorge Lorenzo siap mengarungi gelaran MotoGP musim 2018. Lorenzo mengakui penampilannya lebih baik sekarang dibandingkan dua tahun lalu ketika menjadi joki Yamaha.

Pernyataan ini memang agak bertolak belakang dengan fakta. Pasalnya dua tahun lalu, atau tepatnya pada musim 2015, Lorenzo keluar sebagai juara dunia ketika masih menjadi andalan tim berlogo garputala bersama Valentino Rossi.

Sembilan musim Lorenzo bersama Yamaha dan baru musim 2017 ia bergabung dengan Ducati. Di musim pertamanya, Lorenzo masih kesulitan beradaptasi dengan Desmosedici GP17. Hasilnya pun Lorenzo masih jauh dari harapan setelah ada di peringkat ketujuh di akhir musim.

Tapi, pembalap bernomor 99 itu bersikeras jika penampilannya lebih baik sekarang dibandingkan di tim sebelumnya. “Sejujurnya, saya merasa, saya adalah pembalap yang lebih baik dibandingkan dua tahun lalu. Saya mengendarai motor lain dengan hal-hal positif dan negatif, dan sedikit demi sedikit saya bisa memanfaatkan motor ini dengan maksimal, bahkan jika saya merasa memiliki margin untuk memperbaiki performa ini," ungkap Lorenzo dilansir Motorsport, Kamis (11/1/2018).

"Tapi saya masih belum sepenuhnya nyaman. Saya tidak bisa mengendarai (Ducati) dengan cara alami yang saya inginkan. Setiap kali kami semakin dekat, saya sangat senang dengan hasil kerja tim, mereka mencoba memberi kami motor yang lebih baik," sambung X Fuera.

Ia kemudian menunjuk penampilannya di paruh musim lalu. "Enam kemenangan bagi Andrea (Dovizioso) dan saya cukup bagus pada paruh kedua musim. Menurut saya, kami akan cukup siap untuk bertarung dari awal, kedua pembalap, akan mencoba lagi demi memenangi kejuaraan (tahun ini).” 


Thursday, January 11, 2018

Bursa Transfer Pembalap MotoGP 2018 Diprediksi Panas

Bursa Transfer Pembalap MotoGP 2018 Diprediksi Panas

Berita Seputar MotoGP - Gelaran MotoGP 2018 dipastikan akan berlangsung panas. Ini bukan soal hadirnya tim pabrikan baru, tapi dari sisi transfer juga akan berlangsung sengit.

Bos tim Yamaha, Lin Jarvis menuturkan ada 12 pembalap pabrikan yang akan habis masa kontraknya akhir 2018 ini. Kondisi tersebut membuat tim-tim lawas maupun baru akan berlomba melakukan negosiasi pada pembalap incaran sejak awal musim ini.

Di musim 2018, MotoGP akan diramaikan dengan hadirnya KTM. Berarti ada enam tim pabrikan yang bakal saling menyalip sepanjang tahun ini.

Selain itu, Jarvis menambahkan, bahwa keenam pabrikan MotoGP harus mengambil tindakan untuk memastikan belanja pembalap tidak memecah hubungan di antara mereka di masa depan.

“Ini menjadi perhatian semua enam pabrikan. “Di masa lalu, kami mungkin memiliki tiga pabrikan utama, kemudian setiap orang harus berhasil mencapai kesuksesan, (dan untuk melakukannya) Anda perlu mengamankan pembalap top agar mendapatkan performa maksimal dari proyek Anda. Jika ada tiga orang yang mengajukan penawaran untuk pembalap, maka ini berbeda jika ada enam orang yang menawar," ungkap Jarvis dilansir Motorsport.

“Jadi, menurut saya, ini terserah kepada kami secara kolektif untuk menjaga pasar pembalap di bawah kendali dan masuk akal. Dan itu tidak mudah, karena kami semua kompetitif. Saya pastinya melihat pasar pembalap bisa cukup panas di masa depan.”