Saturday, December 2, 2017

Valentino Rossi Putuskan Kembali Ke Motor Lama

Buruk di 2017, Valentino Rossi Kembali ke Motor Lama

Berita Seputar MotoGP - Valentino Rossi memastikan akan kembali ke motor lama untuk mengarungi MotoGP musim 2018. 

YZR-M1 dengan sasis 2016 menjadi andalan Rossi karena dianggap lebih mumpuni dan diramalkan bisa bersaing dengan kompetitor.

Tak bisa dipungkiri performa Rossi bersama Yamaha di musim ini kurang begitu memuaskan. Bersama Maverick Vinales, Rossi selalu mengalami masalah jika harus berlomba di bawah kondisi cuaca panas dan lintasan basah.

"Dalam tes di Sepang semuanya berjalan bagus. Kami mencoba sasis 2016 dan kami memutuskan untuk menggunakannya musim depan. Kami harus menunggu dan melihat bagaimana motor baru itu nantinya," ucap Rossi dilansir Motosport, Jumat (1/12/2017).

Rossi yang musim ini hanya berada di peringkat kelima terang-terangan mengaku tidak menyukai performa motor 2017. Itu dirasakan sampai akhir musim dan menilai Yamaha salah jika meneruskan menggunakan motor tersebut.

"Masalahnya, ketika Vinales datang dan terlihat lebih kuat makanya Yamaha tetap meneruskan menggunakan motor tersebut. Saya mencobanya dan tidak merasa baik. Saya pikir tampil dengan tidak bugar. Tapi nyatanya melanjutkan proyek itu adalah kesalahan besar," ungkap Rossi.

Sebagai pembalap kawakan, Rossi telah mencoba menganalisa performa kuda besi di 2017. Hasilnya memang kurang mumpuni. "Di tiga seri pertama penampilannya memang bagus. Namun begitu tampil di Eropa langsung melorot."

"Sekarang akan menjadi momen benar-benar sangat penting serta menentukan untuk kami. Sejak saat ini hingga Februari, Yamaha harus membuat langkah besar untuk meraih kemenangan," tuntas pembalap asal Italia tersebut.

Johann Zarco Masih Butuh Belajar Pelajari Ban

Johann Zarco Masih Butuh Belajar Pelajari Ban

Berita Seputar MotoGP - Mantan direktur teknis Michelin Nicolas Goubert memberikan pujian setinggi langit kepada Valentino Rossi. Menurutnya, dia adalah pembalap yang memiliki segudang pengalaman tidak hanya di lintasan balap kuda besi saja, tapi juara dunia tujuh kali di kelas utama MotoGP juga mampu memberikan umpan balik yang akurat mengenai perkembangan ban.

"Ada beberapa pembalap yang bisa memberikan pernyataan yang sangat akurat, dan kebanyakan pembalap pandai mendeskripsikan ban belakang, jadi nampaknya mudah untuk mengevaluasi performa ban belakang. Sementara ban depan lebih sulit, ada beberapa pembalap yang bisa melakukannya," terang Goubert seperti dikutip dari Motorsport-Total, Jumat (1/12/2017).

Goubert menambahkan biasanya pembalap dapat dengan mudah mengatakan apakah mereka senang dengan ban atau tidak. Tapi ada sedikit pembalap yang bisa menjelaskan mengapa mereka menyukai ban tertentu atau tidak.

Disinilah peran Rossi sangat besar dalam memberikan umpan balik mengenai data ban yang digunakannya tersebut. " Valentino sangat berbakat saat menjelaskan Apa motor dan bannya," catat Goubert.

"Pembalap seperti Alvaro Bautista bisa menggambarkan dengan baik apa yang terasa di bagian depan, sedangkan Marc Marquez juga sangat akurat. Tapi saya tidak akan mengatakan bahwa Johann Zarco dapat membuat pernyataan yang sangat akurat, kami tidak menggunakan pernyataannya karena dia masih belajar, " kata mantan ahli Michelin.